Cara Minum Kefir Kefir Plain

Pengalaman pertama minum kefir memang tidak begitu mengenakkan. Rasa asam dan baunya yang tidak biasa dihidungku membutuhkan perjuangan ekstra untuk menalannya.

Cara pertama Saya memasukkan senduk per sendok ke dalam mulut saya. Menyesap rasa asam dan cairan yang sedikit berlendir itu sungguh membuat jengah. Hampir patah semangat untuk menghabiskannya. Tapi ibu terus menyemangati saya. Akhirnya habis juga setengah gelas.

Tenggorokan saya langsung terasa hangat. Perut saya pun terasa longgar, karena BAB lancar.

Mengingat khasiatnya yang bejibun, saya paksakan tiap hari untuk meminum cairan aneh(menurut saya) itu.

Biar tidak terasa aneh ibu menyarankan saya untuk mencampurnya dengan gula, madu atau sirop. Tetap saja rasa asamnya tak mudah disingkirkan, mungkin karena waktu itu saya buat kefir dari susu skim jadi rasa asamnya lebih kuat.

Suatu kali kehabisan persediaan gula, sirup dan madu. Udah nggak mood mau minumnya. Sekali lagi, mengingat manfaatnya saya paksakan juga untuk meminumya. Saya buka kerongkongan saya lebar-lebar, lalu glek….glek….glel…. cairan aneh (kefir) lolos dengan mudah melewati lidah dan kerongkongan saya.

Oh…. Penemuan pertama: Begini toh, cara menelan kefir dengan mudah. Gak usah dirasa-rasa. Buka kerongkongan lebar-lebar, glek aja langsung. Cairannya yang agak berlendir, membuatnya mudah melewati lidah dan kerongkongan.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: